Pages

Kamis, 22 Maret 2012

Economic Value Added (EVA) – Literature Review and Relevant Issues

Maximizing shareholders value has become the new corporate paradigm in recent years. The Corporates, which gave the lowest preference to shareholders curiosity, are now bestowing the utmost preference to it. Shareholder’s wealth is measured in terms of returns they receive on their investment. It can either be in forms of dividends or in the form of capital appreciation or both. Capital appreciation depends on the changes in the market value of the stocks. The market value of stocks depends upon number of factors ranging from company specific to market specific. Financial information is used by various stakeholders to assess firm’s current performance and to forecast the future as well.
The empirical studies highlight that there is no single accounting measure which explains the variability in the shareholders wealth (Chen and Dodd, 1997; Rogerson, 1997). Any financial measures used in assessing firm’s performance must be highly correlated with shareholders wealth and on the other hand should not be subjected to randomness inherent in it. Traditional performance measures such as NOPAT, EPS, ROI, ROE etc. have been criticized due to their inability to incorporate full cost of capital thereby accounting income is not a consistent
predictor of firm value and cannot be used for measuring corporate performance. Value based management system has gained popularity in academic literature in last two decades. One such innovation in the field of internal and external performance measurement is EVA. (Note 1)
Pioneered and advocated by US based business consultant Stern Stewart and company argue that EVA can be used instead of earnings or cash from operations as measures of both internal and external performance. “Abandon earnings per share”, “Earnings, earnings per share, and earnings growth are misleading measures of corporate performance” and “The best practical periodic performance measure is EVA” (Stewart 1991). Further to support his hypothesis that EVA is a better performance measures than other performance measures Stewart (1994) cites in-house research indicating that “EVA stands well out from the crowd as the single best measures of value creation on continuous basis”. He further remarks that ‘EVA is almost 50% better than accounting based measures in explaining changes in the shareholders wealth”.
 Apart from this popular study, support for EVA has been acknowledged from other sources, Fortune, which regularly publishes EVA performance rating since 1993 has acknowledged EVA under different notations “today’s hottest financial idea”, “The Real way to creating wealth” and “A new way to find Bargains”. Proponents of EVA have made following principles claims about EVA:
1) EVA helps in reducing Agency conflict and improve decision making (Costigan & Lovata, 2002; Biddle et al. 1999 )
2) EVA is more strongly associated with stock return than other measures. (Maditinos et al., 2006; Lehen and Makhija,1997)
3) EVA Improves Stock Performance (Ferguson et al., 2005)
4) EVA adds more informational content in explaining stock returns (Erasmus, 2008; Chen and Dodd, 1997; Kim, 2006; Palliam, 2006)
5) EVA and Market Value are correlated (Lefkowitz, 1999; O’Byrne, 1996; Uyemura, 1996; Peterson and Peterson, 1996). Before proceeding further on the concept, let us first understand the concept of EVA.

Rabu, 26 Oktober 2011

CV

Data Pribadi

Nama : Garcianni Meyanti Supriadie
Jenis kelamin : Perempuan
Tempat, tanggal lahir : Depok , 12 Mei 1991
Kewarganegaraan : Indonesia
Status perkawinan : Belum Menikah
Tinggi, berat badan : 165 cm, 53 kg
Kesehatan : Sangat Baik
Agama : Protestan
Alamat lengkap : Jalan Sekatak 3 No.36 Depok Timur
Telepon, HP : 0887-26352787821
E-mail : garcia_zeekwo@yahoo.com

Pendidikan
» Formal

1995 – 1996 : TK Siloam Depok
1996 - 2002 : SD Mardi Yuana Depok
2002 - 2005 : SMP Mardi Yuana depok
2006 - 2009 : SMA Mardi Yuana Depok
2009-2013   : Program S-1 (Sarjana) Akuntansi Universitas Gunadarma

» Non Formal

1998 - 1999 : Kursus Komputer dan Internet di Puskom Gilland Ganesha, Jakarta
1999 - 2002 : Kursus Bahasa Inggris di LIA Depok
2004 - 2004 : Kursus Pajak (Brevet A & B) di Universitas Gunadarma depok


Kemampuan
Kemampuan Akuntansi dan Administrasi (Journal Printing & Calculation, Ledger, Petty Cash Payroll & Calculation, Inventory Controls, Project Data Updating, Teller, Salary Caldulation).
Sistem Perpajakan.
Kemampuan Komputer (MS Word, MS Excel, MS Power Point, MS Access, MS Outlook).
Kemampuan Internet.



Pengalaman Kerja
Bekerja di PT. Cilukba Ceria Jakarta Utara
Periode : Agustus 2013 - Januari 2015
Status : Pegawai Tetap
Posisi : Staf Akuntansi dan Perpajakan


Uraian singkat pekerjaan :
- Mengontrol persediaan dan pembelian peralatan kantor.
- Turut membantu pembuatan laporan keuangan perusahaan
- Mengatur jadwal pertemuan bisnis, pertemuan internal, dan perjalanan bisnis.
- Melakukan surat-menyurat bisnis dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris (via internet maupun non internet).
- Melakukan perhitungan pajak perusahaan.
- Menerbitkan dan menerima faktur dari pemasok.
- Turut membantu pelatihan pegawai baru.

SURAT LAMARAN

Yth;
Bpk. Marco Apollo
Vice-President of Sales
PT. FastFood Festval
Jl. M.H. Thamrin kav. 11 A
Jakarta Selatan
Dengan hormat,

Bersama surat ini saya ingin mengajukan diri untuk bergabung dengan PT. FastFood Festicval, karena latar belakang dan pengalaman saya dalam mengembangkan departemen pemasaran mungkin akan berguna bagi perusahaan ini.

Seperti yang telah dijelaskan dalam resume terlampir, saya telah berkarir di PT. Bakrie Electric selama 7 tahun, dimulai dari tingkat trainee hingga mencapai jabatan Manajer Pemasaran. Setiap tahun saya selalu sukses melakukan peningkatan jumlah nasabah baru, mengelola nasabah yang sudah ada agar tetap menjadi nasabah yang setia, serta membuka kembali pasar yang sebelumnya telah tertutup.

Sebagai manajer pemasaran, saya bertanggung jawab dalam bidang perekrutan, pelatihan dan penyeliaan atas lebih kurang 120 an staf penjualan di Jakarta, serta bertanggung jawab tarhadap penjualan di wilayah Jawa , Sumatera dan Bali.

Saya menantikan kesempatan untuk bertemu Anda, dimana saya akan menjelaskan potensi dan kemampuan diri saya secara lebih terperinci dan mendalam. Saya bisa dihubungi di 021-7785432932

Hormat saya,

Garcianni Meyanti S

Kamis, 13 Oktober 2011

KONDISI PEREKONOMIAN INDONESIA


KONDISI PEREKONOMIAN INDONESIA

Tanda-tanda perekonomian mulai mengalami penurunan adalah ditahun 1997 dimana pada masa itulah awal terjadinya krisis. Saat itu pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya berkisar pada level 4,7 persen, sangat rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang 7,8 persen. Kondisi keamanan yang belum kondusif akan sangat memengaruhi iklim investasi di Indonesia. Mungkin hal itulah yang terus diperhatikan oleh pemerintah. Hal ini sangat berhubungan dengan aktivitas kegiatan ekonomi yang berdampak pada penerimaan negara serta pertumbuhan ekonominya. Adanya peningkatan pertumbuhan ekonomi yang diharapkan akan menjanjikan harapan bagi perbaikan kondisi ekonomi dimasa mendatang. Bagi Indonesia, dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi maka harapan meningkatnya pendapatan nasional (GNP), pendapatan persaingan kapita akan semakin meningkat, tingkat inflasi dapat ditekan, suku bunga akan berada pada tingkat wajar dan semakin bergairahnya modal bagi dalam negeri maupun luar negeri.

Kesimpulan :
Kondisi perekonomian bisa terwujud apabila kondisi keamanan dalam negeri benar-benar telah kondusif. Kebijakan pemerintah saat ini di dalam pemberantasan terorisme, serta pemberantasan korupsi sangat turut membantu bagi pemulihan perekonomian. Pertumbuhan ekonomi yang merupakan salah satu indikator makro ekonomi menggambarkan kinerja perekonomian suatu negara akan menjadi prioritas utama bila ingin menunjukkan kepada pihak lain bahwa aktivitas ekonomi sedang berlangsung dengan baik pada negaranya.

Rabu, 15 Desember 2010

i love this song very much !

saya sangat-sangat menggilai lagu ini.entah kenapa kalo denger ini lagu.bisa nge-BUZZ mood saya yg awalnya jelek jadi semangat lagi :)


http://www.youtube.com/watch?v=JwQZQygg3Lk


dan ini teks lagunya .. enjoy yaa



Black Eyed Peas – The Time (Dirty Bit)

Black Eyed Peas The Time Dirty Bit Black Eyed Peas   The Time (Dirty Bit)
Black Eyed Peas - The Time (Dirty Bit)
I had the time of my life and I never felt this way before
and I swear this is true and I owe it all to you
Oh I had the time of my life and I never felt this way before
and I swear this is true and I owe it all to you
…dirty bit
…dirty bit
I-I came up in here to rock
light a fire make it hot
I don’t wanna take no pictures
I just wanna take some shots so
come on lets go lets lose control
lets do it all night till we can’t do it no more
We gon rock it to the sound turn it up and watch it (bounce)
we gon rock it to the top until the roof gon (pouring) down
and yea it’s hot in here the temperature
it’s got these ladies gettin freakier
I got freaky freaky baby I was chillin with my ladies
I didn’t come to get (perky) I come here to get crazy
I was born to get wild that’s my style if you didn’t know that,
well baby now you know now,
Cuz I’m havin a good time with you I’m tellin you
I had the time of my life and I never felt this way before
and I swear this is true and I owe it all to you
oh I had the time of my life and I never felt this way before
and I swear this is true and I owe it all to you
…dirty bit
…dirty bit
A-All these girls they like my swagger they callin me Mick Jagger
I be rollin like the stones (yet) sadder jet lagger
we ain’t messin with no maggots
messin with the baddest chicks in the club
honey what’s up mirror mirror on the wall
its the baddest of em all yes gotta be the apple
I’m the mac daddy yall haters better step back ladies
don’t (hold your up) I’m the party application rock it just like that
Cuz I’m havin a good time with you I’m tellin you
I had the time of my life and I never felt this before
and I swear this is true and I owe it all to you
oh I had the time of my life and I never felt this way before
and I swear this is true and I owe it all to you
I had the time of my life and I never felt this way before
and I swear this is true and I owe it all to you
oh I had the time of my life and I never felt this way before
and I swear this is true and I owe it all to you
…dirty bit

Senin, 15 November 2010

-KOPERASI-

Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang atau badan hukum yang berlandaskan pada asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi. Kegiatan usaha koperasi merupakan penjabaran dari UUD 1945 pasal 33 ayat (1). Dengan adanya penjelasan UUD 1945 Pasal 33 ayat (1) koperasi berkedudukan sebagai soko guru perekonomian nasional dan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam sistem perekonomian nasional.
Sebagai salah satu pelaku ekonomi, koperasi merupakan organisasi ekonomi yang berusaha menggerakkan potensi sumber daya ekonomi demi memajukan kesejahteraan anggota. Karena sumber daya ekonomi tersebut terbatas, dan dalam mengembangkan koperasi harus mengutamakan kepentingan anggota, maka koperasi harus mampu bekerja seefisien mungkin dan mengikuti prinsipprinsip koperasi dan kaidah-kaidah ekonomi.
Prinsip Koperasi
Di dalam Undang-Undang RI No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian disebutkan pada pasal 5 bahwa dalam pelaksanaannya, sebuah koperasi harus melaksanakan prinsip koperasi.
Berikut ini beberapa prinsip koperasi.
1) Keanggotaan koperasi bersifat sukarela dan terbuka.
2) Pengelolaan koperasi dilakukan secara demokratis.
3) Sisa hasil usaha (SHU) yang merupakan keuntungan dari usaha yang dilakukan oleh koperasi dibagi berdasarkan besarnya jasa masing-masing anggota.
4) Modal diberi balas jasa secara terbatas.
5) Koperasi bersifat mandiri.

Fungsi dan Peran Koperasi
Sebagaimana dikemukakan dalam pasal 4 UU No. 25 Tahun 1992, fungsi dan peran koperasi di Indonesia seperti berikut ini.
1) Membangun dan mengembangkan potensi serta kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial Potensi dan kemampuan ekonomi para anggota koperasi pada umumnya relatif kecil. Melalui koperasi, potensi dan kemampuanekonomi yang kecil itu dihimpun sebagai satu kesatuan, sehingga dapat membentuk kekuatan yang lebih besar. Dengan demikian koperasi akan memiliki peluang yang lebih besar dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial masyarakat pada umumnya dan anggota koperasi pada khususnya.
2) Turut serta secara aktif dalam upaya meningkatkan kualitas kehidupan manusia dan masyarakat Selain diharapkan untuk dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi para anggotanya, koperasi juga diharapkan dapat memenuhi fungsinya sebagai wadah kerja sama ekonomi yang mampu meningkatkan kualitas kehidupan manusia dan masyarakat pada umumnya. Peningkatan kualitas kehidupan hanya bisa dicapai koperasi jika ia dapat mengembangkan kemampuannya dalam membangun dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi anggota-anggotanya serta masyarakat disekitarnya.
3) Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional Koperasi adalah satu-satunya bentuk perusahaan yang dikelola secara demokratis. Berdasarkan sifat seperti itu maka koperasi diharapkan dapat memainkan peranannya dalam menggalang dan memperkokohperekonomian rakyat. Oleh karena itu koperasi harus berusaha sekuat tenaga agar memiliki kinerja usaha yang tangguh dan efisien. Sebab hanya dengan cara itulah koperasi dapat menjadikan perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional.
4) Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi Sebagai salah satu pelaku ekonomi dalam sistem perekonomian Indonesia, koperasi mempunyai tanggung jawab untuk mengembangkan perekonomian nasional bersama-sama dengan pelaku-pelaku ekonomi lainnya. Namun koperasi mempunyai sifat-sifat khusus yang berbeda dari sifat bentuk perusahaan lainnya, maka koperasi menempati kedudukan yang sangat penting dalam sistem perekonomian Indonesia. Dengan demikian koperasi harus mempunyai kesungguhan untuk memiliki usaha yang sehat dan tangguh, sehingga dengan cara tersebut koperasi dapat mengemban amanat dengan baik.

Manfaat Koperasi
Berdasarkan fungsi dan peran koperasi, maka manfaat koperasi dapat dibagi menjadi dua bidang, yaitu manfaat koperasi di bidang ekonomi dan manfaat koperasi di bidang sosial.

Manfaat Koperasi di Bidang Ekonomi
Berikut ini beberapa manfaat koperasi di bidang ekonomi.
a) Meningkatkan penghasilan anggota-anggotanya. Sisa hasil usaha yang diperoleh koperasi dibagikan kembali kepada para anggotanya sesuai dengan jasa dan aktivitasnya.
b) Menawarkan barang dan jasa dengan harga yang lebih murah. Barang dan jasa yang ditawarkan oleh koperasi lebih murah dari yang ditawarkan di toko-toko. Hal ini bertujuan agar barang dan jasa mampu dibeli para anggota koperasi yang kurang mampu.
c) Menumbuhkan motif berusaha yang berperikemanusiaan. Kegiatan koperasi tidak semata-mata mencari keuntungan tetapi melayani dengan baik keperluan anggotanya.
d) Menumbuhkan sikap jujur dan keterbukaan dalam pengelolaan koperasi. Setiap anggota berhak menjadi pengurus koperasi dan berhak mengetahui laporan keuangan koperasi.
e) Melatih masyarakat untuk menggunakan pendapatannya secara lebih efektif dan membiasakan untuk hidup hemat.

Manfaat Koperasi di Bidang Sosial
Di bidang sosial, koperasi mempunyai beberapa manfaat berikut ini.
a) Mendorong terwujudnya kehidupan masyarakat damai dan tenteram.
b) Mendorong terwujudnya aturan yang manusiawi yang dibangun tidak di atas hubungan-hubungan kebendaan tetapi di atas rasa kekeluargaan.
c) Mendidik anggota-anggotanya untuk memiliki semangat kerja sama dan semangat kekeluargaan.

Berikut di bawah ini adalah landasan koperasi indonesia yang melandasi aktifitas koprasi di indonesia.
- Landasan Idiil = Pancasila
- Landasan Mental = Setia kawan dan kesadaran diri sendiri
- Landasan Struktural dan gerak = UUD 1945 Pasal 33 Ayat 1
A. Fungsi Koperasi / Koprasi
1. Sebagai urat nadi kegiatan perekonomian indonesia
2. Sebagai upaya mendemokrasikan sosial ekonomi indonesia
3. Untuk meningkatkan kesejahteraan warga negara indonesia
4. Memperkokoh perekonomian rakyat indonesia dengan jalan pembinaan koperasi
B. Peran dan Tugas Koperasi / Koprasi
1. Meningkatkan tarah hidup sederhana masyarakat indonesia
2. Mengembangkan demokrasi ekonomi di indonesia
3. Mewujudkan pendapatan masyarakat yang adil dan merata dengan cara menyatukan, membina, dan mengembangkan setiap potensi yang ada
Definisi ILO (International Labour Organization)
Dalam definisi ILO terdapat 6 elemen :
1. Perkumpulan orang-orang ( association of persos).
2. Penggabungan berdasarkan kesukarelaan (voluntarily joined together).
3. Pencapaian tujuan ekonomi (to achieve a common economic end).
4. Koperasi adalah organisasi bisnis yang dikontrol secara demokratis (formation of a democratically controlled business organization).
5. Kontribusi yang adil terhadap modal yang dibutuhkan (making equitable contribution to the capital required).
6. Menerima resiko dan manfaaat yang seimbang (accepting a fare shale of the risk and benefits of the undertake).
Definisi Chaciago
Koperasi sebagai suatu perkumpulan yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum, yang memberikan kebebasan kepada anggota untuk masuk dan keluar, dengan bekerja secara kekeluargaan menjalankan usaha untuk mencapai kesejahteraan anggotanya.
Definisi Dooren
Dooren menyatakan tidak ada satu pun definisi koperasi yang diterima dan sekaligus menambahkan definisi yaitu koperasi bias juga kumpulan badan-badan hukum.
Definisi Hatta
Moh. Hatta mengatakan “Koperasi adalah usaha bersama untuk memperbaiki nasib penghidupan ekonomi berdasarkan tolong menolong. Semangat tolong-menolong tersebut didorong oleh keinginan member jasa kepada kawan berdasarkan ‘semua buat seorang seorang buat semua’.”

Definisi Munker
Koperasi adalah organisasi yang menjalankan “urusniaga” secara kumpulan, yang berazaskan konsep tolong-menolong.
Definisi UU No. 25/1992
Koperasi adalah badan usaha yang berangotakan orang seorang atau badan hukum koperasi, dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat, yang berdasar atas asas kekeluargaan.
Prinsip-Prinsip Koperasi.
1. Menurut Munker prinsip-prinsip koperasi adalah prinsip-prinsip ilmu pengetahuan sosial yang dirumuskan dari pengalaman dan merupakan petunjuk utama dalam mengerjakan sesuatu.
2. Prinsip Rochdaleantara lain :
a. Pengawasan secara demokratis
b. Keanggotaan yang terbuka
c. Bunga atas modal dibatasi
d. Pembagian SHU kepada anggota sebanding dengan jasa masing-masing anggota.
e. Penjualan sepenuhnya dengan tunai.
f. Barang-barang yang dijual harus asli dan tidak dipalsukan
g. Menyelenggarakan pendidikan kepada anggota dengan prinsip-prinsip koperasi
h. Netral dengan politik dan agama.
Prinsip Raiffeisen
Prinsip Raiffeisen sebagai berikut :
1. Swadaya
2. Daerah kerja terbatas
3. SHU untuk cadangan
4. Tanggung jawab anggota tidak terbatas
5. Pengurus bekerja atas dasar kesukarelaan
6. Usaha hanya kepada anggota
7. Keanggotanya atas dasar watak, bukan uang.
Prinsip Schuzle
Inti prinsip Schuzle adalah : swadaya, daerah kerja tak terbatas, SHU untuk cadangan dan untuk dibagikan kepada anggota, tanggung jawab anggota terbatas, pengurus bekerja dengan mendapatkan imbalan, usaha tidak terbatas tidak hanya untuk anggota saja.

Prinsip ICA (International Cooperative Alliance)
Sidang ICA di Wina tahun 1996 menghasilkan prinsip-prinsip koperasi :
1. Keanggotaan koperasi secara terbuka tanpa adanya pembatasan yang dibuat-buat.
2. Kepemimpinan yang demokrasi atas dasar satu orang satu suara.
3. Modal menerima bunga yang terbatas, itupun bila ada.
4. SHU adalah untuk cadangan, masyarakat, dan sebagain dikembalikan kepada anggota sesuai dengan jasa masing-masing.
5. Semua koperasi harus menjalankan pendidikan secara terus-menerus.
6. Gerakan koperasi harus melaksanakan kerja sama yang erat, baik di tingkat regional, nasional, mapun internasional.
Prinsip-prinsip Koperasi Indonesia sesuai UU No.25/1992
Prinsip-prinsip koperasi Indonesia menurut UU No.25 tahun 1992 yang berlaku di Indonesia saat ini adalah sebagai berikut :
1. Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
2. Pengelolaan dilakukan secara demokrasi
3. Pembagian SHU dilakukan secara adil sesuai dengan besarnya jasa usaha masing-masing anggota.
4. Pemberian batas jasa yang terbatas terhadap modal
5. Kemandirian
6. Pendidikan perkoperasian
7. Kerja sama antar koperasi




                2. www.google/prinsip-prinsipkoperasi
                3. buku ips kelas x


 

Copyright © private in mee